Warning Moms

Standar

26961932_1817279508291055_6651527450579772696_o

PENTING

Polemik Susu Kental Manis (SKM) yang diiklan sebagai susu mendapat tanggapan keras dari Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio. Menurut Agus SKM bukan susu tapi larutan gula rasa susu.

“SKM bukan susu tapi larutan gula rasa susu,” ujar Agus.

Dijelaskan dibanyak negara SKM sudah tidak lagi diklankan, misalnya di Eropa. Mengapa di Indonesia masih di iklankan dan menggunakan anak-anak sebagai bintang iklannya dan SKM di konsumsi seperti layaknya susu, “ini harus diatur,” terangnya seraya menegaskan pengaturan bukan pelarangan.

Lebih lanjut Agus menjelaskan untk pangan yang mempunyai dampak merugikan kesehatan manusia khususnya anak-anak dalam jangka panjang sebaiknya harus ada pengaturan khusus untuk promosi atau iklan yang ketat, tidak bisa menggunakan regulasi yang diperuntukan bagi pangan pada umumnya.

“Contohnya pangan dengan kadar gula tinggi seperti minuman ringan dengan kadar gula tinggi atau susu kental manis mutlak harus diatur terpisah termasuk pemberian label khusus. Pangan seperti ini tidak boleh diiklankan dengan menggunakan model anak-anak atau diperuntukan untuk anak anak,” tutup Agus.

Sebelumnya menurut dr. Rahmat Sentika, Sp.A, MARS, dokter spesialis anak RS Premier Bintaro gizi buruk tidak hanya karena kemiskinan, tetapi kurangnya informasi “Gizi buruk tidak hanya karena kemiskinan, tapi karena ibu tidak tahu. Yang harusnya anak diberi ASI, tapi malah dikasih susu kental manis,” jelasnya.

Seperti diketahui SKM yang beredar saat ini mengandung gula / glukosa hingga 90%, sedangkan kandungan susunya hanya berkisar 5-10%.

Share untuk menyimpan kiriman ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s