Monthly Archives: Februari 2012

Ternyata Cinta- Padi

Standar

Ingin sungguh aku bicara
Satu kali saja
Sebagai ungkapan kata… perasaanmu padaku

Telah cukup lama kudiam…
didalam keheningan ini
Kubekukan di bibirku
Tak berdayanya tubuhku

Dan ternyata cinta yang menguatkan aku
Dan ternyata cinta… (tulus mendekap jiwaku)

Kau yang sungguh selalu setia
Menemani kesepianku
Menjaga lelap tidurku
Membasuhku setulusnya

Merekahnya fajar hatiku
Menghangatkan luruhku
Dan resapkan keharuman
Engkau yang mencintaiku

http://www.ilirik.com/padi_–_ternyata_cinta.html

My next favorite song :p

Sesuatu- Syahrini

Standar

kau melihatku sampai terdengar bunyi
dagdigdug dagdigdug detak jantungku
kau rayu aku sampai aku jadi malu
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
kau sentuh aku sampai gemetar tubuh
dari rambut sampai di ujung kaki
aku terpaku merasakan sesuatu

peluklah aku di pelukanmu agar aku rindu
sentuhan itu membuat diriku membayangkan sesuatu

sesuatu yang ada di hatiku
sesuatu yang ada di hatimu
sesuatu yang ada di benakku
sesuatu juga ada dalam benakmu

kau sentuh aku sampai gemetar tubuh
dari rambut sampai di ujung kaki
aku terpaku merasakan sesuatu ooh

peluklah aku di pelukanmu agar aku rindu
sentuhan itu membuat diriku membayangkan sesuatu

sesuatu yang ada di hatiku
sesuatu yang ada di hatimu
sesuatu yang ada di benakku
sesuatu juga ada dalam benakmu

sesuatu yang ada di hatiku
sesuatu yang ada di hatimu
sesuatu yang ada di benakku
sesuatu juga ada dalam benakmu

sesuatu yang ada di hatiku
sesuatu yang ada di hatimu
sesuatu yang ada di benakku
sesuatu juga ada dalam benakmu

sesuatu ya

http://liriklaguindonesia.net

Nb. This my favorite song 😀

Hot News

Standar

Innalillahi, lagi-lagi berita kecelakaan yang melanda negeri ini. Berita ini kami baca langsung dari situs http://www.yahoo.com

Tidak menyangka, jika polisi lalu lintas juga bisa berahir tragis, wallahu’alam bis sowab. Memang jika Allah sudah berkata Kun Fayakun, maka jadilah. Segala sesuatu terjadi, terkadang di luar jangkauan manusia biasa.

Smoga dengan membaca berita ini, menjadikan kita waspada, bahwa perjalanan adalah setengah maut. Untuk itu, lebih banyaklah berdzikir dan bershalawat. Sehingga selamat dunia ahirat. aaamiin.

Liputan6.com, Jakarta: Komisaris Polisi Jhonar Ambarita tewas akibat terlindas bus TransJakarta Koridor X di dekat Halte Pedati di Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (23/2) malam. Sebelumnya, sepeda motor staf Bagian Logistik Mabes Polri itu terserempet kendaraan lain, hingga ia terpental ke jalur busway.

Saat itu, korban melaju di jalur arteri dari arah Cawang menuju Tanjungpriok. Tubuh korban langsung disambar bus TransJakarta yang dikemudikan Marlon Brando. Bus itu juga melaju dari arah yang sama.

Jasad perwira polisi yang masih mengenakan pakaian dinas itu langsung dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Sementara sopir dan bus TransJakarta diamankan aparat Satlantas Polres Metro Jakarta Timur.(SHA)

Cone shape lamp

Standar

https://i0.wp.com/produk-unik.com/image/cache/data/cone-lamp/cone-lamp-500x500.jpg

Simple & minimalism light design

  • lampu tidur dengan design yang simple
  • menciptakan suasana tempat tidur yang nyaman
  • kecil dan ringan, mudah di pindahkan kemana mana

Simple & minimalism light design

Cone shape lamp, lampu tidur dengan design yang simple dan tidak rumit, yaitu dengan bentuk kerucutnya. Cahaya yang di hasilkannya juga tidak terlalu gelap ataupun terang, membuat lampu ini sangat cocok untuk di pakai sebagai lampu tidur.

 

More Info

Product Details
Bahan : Plastik Power : lewat kabel listrik - AC200V 50Hz 15mA *dengan switch ON OFF.

 

Product Dimension
Panjang : 14cm
Lebar : 14cm
Tinggi : 14cm

SUMBER ASLI : Cone shape lamp.

Mari Membaca

Standar

Membaca. Tentu anda sekalian senanng membaca. Baik disengaja maupun memang menjadi aktivitas rutin. Seperti kami contohnya. Hobi membaca kami, kami salurkan ke hobi menulis kami yang ahirnya menjadi sebuah blog. Meskipun demikian, tidak serta merta kami bisa menuangkan segala uneg-uneg. Hanya beberapa kata saja dapat kami urai dalam beberapa artikel yang sekiranya kami butuhkan.Namun, apakah membaca itu merupakan aktivitas yang bermanfaat? selama kami menyukai aktifitas ini, membaca dapat meningkatkan berbagai hal. Diantaranya tentu pengetahuan. Pengetahuan yang bermanfaat akan meningkatkan imajinasi yang akan memancing kreativitas lainnya. Semangat hidup pun semakin meningkat, karena dengan membaca banyak hal, tentu akan semakin menambah wawasan. Sehingga terbuka cakrawala dunia. Hiduppun menjadi lebih bermakna dan dapat menjadi sumber semangat baru. Merasa tidak sendirian, dan akan lebih tertantang untuk mengetahui lebih banyak lagi.Jika sekiranya anda kurang setuju dengan pendapat pribadi kami, silahkan anda baca artikel berikut ini, yang semoga semakin meningktkan minat membaca anda.Aaamiin. Wallahu’alam bis sowab.http://guru-umarbakri.blogspot.comMENINGKATKAN MINAT BACA SISWA
Bagaimanakah Caranya?

Oleh: Imron Rosidi, M.Pd

“Bacalah, dan Tuhanmu Maha Mulia, yang mengajar manusia
dengan qalam (pena)”.

Ketika saya menjalankan kewajiban rutin untuk mengajar di MA Salafiyah, saya melihat ada yang baru di setiap lorong yang saya lewati. Saya menemukan slogan-slogan yang menempel di dinding-dinding kelas. Slogan-slogan yang membuat saya bangga, yaitu slogan untuk mengajak para siswa agar gemar membaca. Tampaknya slogan-slogan ini merupakan respon siswa terhadap pentingnya membaca di era global. Dengan membaca diharapkan para siswa memiliki wawasan luas tentang ayat qauliyah (Al-Qur`an) dan ayat kauniyah (fenomena manusia dan alam semesta).
Hanya saja, slogan ini akan sekadar slogan belaka apabila tidak dibarengi dengan cara jitu dalam membaca. Selain itu, Interest in reading (minat baca) yang relatif rendah di kalangan siswa perlu ditingkatkan terlebih dahulu. Untuk meningkatkan minat baca di kalangan siswa ada yang perlu dilakukan oleh sekolah maupun kalangan siswa itu sendiri. Yang harus dilakukan oleh sekolah, yaitu:
• Penciptaan  atmosfir kelas yang mendukung dengan menempel pajangan hasil karya   siswa dengan rapi serta slogan-slogan ajakan agar siswa gemar membaca.
• Penyediaan  buku-buku bacaan  yang memadai, baik dari segi kuantitas judul buku   maupun kualitas buku di perpustakaan dan setiap ruang kelas.
• Penciptaan antusiasme pada setiap individu siswa terhadap pentingnya membaca buku   dan berbagai sumber ilmu lainnya.
• Pemanfaatan kegiatan membaca sebagai alat untuk belajar seluruh bidang studi yang   diampu oleh masing-masing guru.
• Pesan-pesan edukatif yang disampaikan dengan gaya anak muda terpampang di setiap   sudut-sudut ruangan.
• Nukilan episode sebuah cerita selalu ada dalam mading sehingga menarik minat siswa   untuk membaca.
• Rak buku yang dipajang rapi dan menarik untuk dieksplorasi isinya dengan ditampilkan   laksana “gedung bioskop” atau “gedung teater”
• Ada informasi mengenai kehebatan para penulis beserta karya-karya penulis nasional   maupun internasional di perpustakaan maupun di mading.
• Ada poster berisi cuplikan isi buku baru dan laku keras di masyarakat.
• Ada display/pajangan atau informasi buku-buku baru dan bestseller dengan gaya yang   atraktif di perpustakaan.
• Tersedia tempat baca buku lesehan di sekolah, misalnya di beranda musalah atau di   depan-depan kelas.
• Tersedia  ruangan  khusus dengan satu atau dua komputer yang berisi permainan seputar   perbukuan, kepenulisan, dan penulis.

Siswa juga perlu melakukan sesuatu agar dapat menumbuhkan dan selanjutnya meningkatkan minat bacanya, yaitu: 1) Yakin bahwa gemar membaca merupakan hal yang terbaik untuk dapat bersaing di era global, 2) memiliki niat yang tulus untuk membaca, 3) library visit, seringlah mendatangi perpustakaan setiap ada waktu luang, 4) menambah wawasan dengan menyisihkan uang lebih untuk membeli buku, minimal satu buku setiap bulannya, bukan membeli pulsa 5) mulailah membaca sebuah buku dengan membaca daftar isinya terlebih dahulu, 6) catatlah setiap ada informasi penting dari buku yang Anda baca, dan 7) having funs with book, bersenang-senang dengan buku, dan 8) Book talks, atau ceritakan atau sampaikan informasi yang telah Anda peroleh setelah membaca buku kepada teman Anda, begitu juga sebaliknya.
Ketika Anda akan membeli sebuah buku, coba Anda perhatikan nasihat di bawah ini, yaitu: 1) carilah buku yang sesuai dengan tingkat perkembangan kognitif (pengetahuan) Anda, 2) pilihlah buku yang sesuai dengan tingkat perkembangan bahasa Anda, dan 3) pilihlah buku yang sesuai dengan tingkat perkembangan moral Anda, serta 4) pilihlah buku yang membicarakan masalah yang aktual dan bermanfaat bagi Anda. Pemenuhan kriteria di atas dapat dilakukan dengan memperhatikan: format buku, cara penulisan, cara penyajian, bahasa yang digunakan, dan isi bacaan.
Ketika minat baca sudah tumbuh pada diri Anda (siswa), lanjutkan dengan meningkatkan kemampuan membaca efektif Anda. Beberapa kiat yang dapat Anda lakukan adalah: 1) berlatihlah menggerakkan mata Anda dengan leluasa dari atas ke bawah, dari kiri ke kanan atau sebaliknya, 2) tingkatkan kemampuan mengingat Anda dengan mencoba mengingat kembali kalimat atau ide pokok setiap paragraf yang telah Anda baca, 3) cobalah berlatih membaca cepat setiap surat kabar yang ada dengan cara memahami letak isi utama setiap jenis tulisan, misalnya untuk berita pada lead berita, 4) selalulah memegang buku dan pena di mana pun Anda berada dengan membaca daftar isi setiap buku, dan 5) lakukan kegiatan membaca buku yang Anda pilih setelah membaca daftar isinya di setiap ada kesempatan.
Demikian kiat yang dapat Anda lakukan untuk menumbuhkan minat baca Anda sebagai seorang siswa dan diharapkan nantinya Anda menjadi orang-orang maniak buku yang dilanjutkan menjadi seorang penulis. Ingat don’t write if you don’t read. Semoga sukses.

Kebosanan

Standar

Pernahkah anda menghadapi kebosanan? oh.. hampir saya pastikan anda pernah merasakannya. Jika belum, bersyukurlah. Berarti anda kurang peka memahami emosi anda sendiri. Silahkan intropeksi diri 🙂

Memang wajar jika seseorang mengalami kebosanan, apalagi kebosanan kerja. Tidak jarang mengakibatkan penurununan produktivitas serta kreativitas. Bahkan beberapa orang akan menyebabkan tingkat stress yang cukup tinggi. Berbagai artikel dan tentu penelitian ilmiah telah membahas secara lugas dan tegas mengenai hal ini.

Kebosanan memang dapat mengakibatkan dampak buruk yang bersifat konsisten. Berjangka panjang bahkan dapat membahayakan kesehatan si penderita. Mengapa demikian? karena tingkat kebosanan menjadikan motivasi seseorang untuk mencapai prestasi cenderung menurun, hingga bisa mencapai titik nol. Jika tidak percaya, silahkan anda buktikan sendiri.

Tetapi, tentunya, kebosanan dapat dianalisis mengenai penyebab dan dapat dicarikan solusi terbaik untuk mengatasinya. Supaya tidak terlarut-larut dan menyebabkan berbagai gangguan konsentrasi lain, terutama dalam hal motivasi dan pengembangan diri. Bagi para pekerja, arti sebuah motivasi diri sangat penting, karena berkaitan dengan prestasi kerj, dan tentunya jenjang karier yang akan dihadapinya.

Smoga dengan membaca artikel berikut ini, dapat mengubah sudut pandang anda mengenai kebosanan kerja. Wallahu’alam bis sowab.

shelmi.wordpress.com/2009/05/28/kebosanankerja/

Kebosanan Kerja
Kebosanan kerja bisa terjadi bukan saja pada pekerja di tingkat bawah tetapi juga bisa terjadi pada pekerja tingkat atas. Oleh karena itu banyak perusahaan yang melakukan berbagai pencegahan dengan cara rotasi kerja, melibatkan pekerja dalam mengambil keputusan, memberikan kesempatan untuk melakukan cuti, dan lainnya.
Beberapa alasan mengapa bisa terjadi kebosanan kerja dapat dibagi dalam beberapa penyebab, yaitu:
a. Jika kerjaan menjadi rutinitas yang membosankan
Otak manusia membutuhkan stimulasi dan tantangan terus-menerus. Artinya dalam konteks kerja manusia cenderung membutuhkan tugas-tugas baru yang menantang atau menarik. Jika stimulasi atau tantangan baru tersebut tidak ada dan otak hanya mengulangi apa yang telah dikuasai maka tugas atau pekerjaan yang telah dikuasai tersebut menjadi tidak menarik sehingga timbul kebosanan. Selain itu pekerjaan yang dianggap terlalu mudah atau tidak sesuai dengan tingkatan pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan yang dimiliki oleh seseorang juga cenderung membuat bosan.
b. Keharusan memilki kewenangan sendiri
Dalam bekerja hampir setiap individu mendambakan unuk dapat bekerja dengan otonomi yang luas, memiliki tanggungjawab dan terlibat dalam pembuatan keputusan yang menyangkut dirinya. Jika hal-hal seperti ini tidak didapat oleh pekerja selama melakukan aktivitas kerjanya maka kemungkinan untuk menjadi bosan akan sangat terbuka.
c. Makna kerja
Meski telah memiliki pekerjaan yang menantang, otonomi yang luas, seseorang akan tetap bisa menjadi bosan jika tidak merasa bahwa bekerja adalah sesuatu yang berharga bagi hidupnya. Untuk bisa bertahan dan menyenangi pekerjaan, seseorang harus bisa menjawab pertannyaan mengapa ia harus bekerja.
d. Tatkala kebosanan melekat di diri kita
Dalam kehidupan ini banyak sekali individu yang justru merasa bosan karena tidak lagi memiliki kesempatan untuk melakukan tugas-tugas tertentu karena sudah dikerjakan orang lain. Ada banyak manager yang akhirnya tidak bertahan di suatu perusahaan meski menyandang jabatan sangat tinggi karena ia merasa tidak dapat berbuat apa-apa. Jadi dalam hal ini datang ke kantor dan duduk-duduk saja sambil memberi perintah belum tentu akan membuat seseorang tidak mengalami kebosanan.
e. Keharusan menyingkirkan kebosanan.
Kebosanan kerja bukan saja memberikan dampak yang negatif bagi kinerja individu dalam perusahaan tetapi juga dapat menyebabkan berbagai dampak psikologis misalnya timbul rasa hampa dalam diri individu, meragukan kemampuan diri sendiri, dan sebagainya.
Beberapa cara berikut ini mugkin layak dipertimbangkan jika Anda merasa bosan dengan pekerjaaan Anda saat ini:

Menumbuhkan kebiasaan menulis
Menulis akan sangat berguna untuk mengalihkan perhatian Anda dari tugas-tugas sehari-hari. Selain itu dengan menulis Anda akan terus tertantang untuk membuat tulisan dengan mutu yang lebih baik, juga terpacu untuk mencari informasi dan bahan-bahan yang diperlukan sehingga wawasan Anda menjadi lebih luas.

Bilakah Anda menjadi pengajar?
Dengan mengajar maka Anda akan memiliki kesempatan untuk menikmati kondisi atau suasana yang berbeda antara dunia kerja dengan dunia akademik. Para pekerja senior maupun manager sebaiknya menyediakan waktu untuk mendidik para profesional yunior yang ada dalam perusahaannya.

Namun demikian jika di perusahaan Anda kebetulan belum berlaku tersebut maka ajukan diri untuk mulai melakukannya.

Usaha sendiri, salah satu cara membunuh bosan
Memulai usaha sendiri merupakan suatu langkah besar yang dapat dilakukan oleh para pekerja yang menyukai tantangan. Dengan memulai usaha sendiri maka tantangan akan semakin besar dan akan menuntut individu tersebut untuk menguasai berbagai bidang yang berguna untuk kelangsungan usahanya.
Tatkala “ketrampilan menasehati” menjadi usaha sendiri
Menjadi “independent consultant” bagi perusahaan-perusahaan kecil yang tidak mampu membayar jasa perusahaan-perusahaan konsultant besar merupakan suatu tantangan yang menarik bagi Anda yang sangat menguasai bidang pekerjaan Anda. Tentu saja hal ini harus dilakukan tanpa melanggar aturan yang berlaku di perusahaan tempat Anda bekerja.
Bergabung kedalam kelompok profesi
Dengan ikut terlibat dalam asosiasi dan kegiatan maka Anda memiliki kesempatan untuk berbagi pengalaman dengan rekan seprofesi sehingga dapat lebih memperkaya wawasan dan dapat memunculkan ide-ide atau harapan-harapan baru.
Membangun jaringan
Dewasa ini terdapat aneka ragam perusahaan yang menawarkan peluang kerja yang memungkinkan individu untuk bekerja sama tanpa mengganggu pekerjaan yang sudah ada atau yang sedang ditekuni saat ini. Anda bisa mempelajari masa depan dari masing-masing perusahaan tersebut dan menentukan mana yang lebih sesuai untuk diri Anda.
Mengasah ketrampilan diri dengan mengikuti kursus
Sesekali ikutlah dalam salah satu kursus atau pelatihan untuk mengupdate kemampuan Anda mendapatkan suasana baru yang berbeda dengan suasana kerja sehari-hari.
Tatkala mengubah karir menjadi penting
Jika ternyata Anda terus-menerus mengalami kebosanan kerja di bidang yang sama maka ada baiknya Anda mengevaluasi diri. Cobalah pikirkan kelebihan dan kekurangan Anda dalam bidang tersebut. Jika perlu jangan takut untuk mengubah karir. Oleh karena itu sebelum merubah karir maka pastikan Anda membekali diri dengan pengetahuan dan keahlian yang sesuai.

Masih banyak cara yang dapat dilakukan oleh seseorang untuk mengatasi kebosanan kerja. Gejala-gejala kebosanan bukan untuk dihindari tetapi harus diselesaikan dengan segera.

kisah :
Seorang tua yang bijak ditanya oleh tamunya.

Tamu :”Sebenarnya apa itu perasaan ‘bosan’, pak tua?”

Pak Tua :
“Bosan adalah keadaan dimana pikiran menginginkan perubahan, mendambakan sesuatu yang baru, dan menginginkan berhentinya rutinitas hidup dan keadaan yang monoton dari waktu ke waktu.”

Tamu :”Kenapa kita merasa bosan?”

Pak Tua :”Karena kita tidak pernah merasa puas dengan apa yang kita miliki.”

Tamu :”Bagaimana menghilangkan kebosanan?”

Pak Tua : “Hanya ada satu cara, nikmatilah kebosanan itu, maka kita pun akan terbebas darinya.”

Tamu :”Bagaimana mungkin bisa menikmati kebosanan?”

Pak Tua:”Bertanyalah pada dirimu sendiri: mengapa kamu tidak pernah bosan makan nasi yang sama rasanya setiap hari?”

Tamu :”Karena kita makan nasi dengan lauk dan sayur yang berbeda, Pak Tua.”

Pak Tua :”Benar sekali, anakku, tambahkan sesuatu yang baru dalam rutinitasmu maka kebosanan pun akan hilang.”

Tamu: “Bagaimana menambahkan hal baru dalam rutinitas?”

Pak Tua :
“Ubahlah caramu melakukan rutinitas itu. Kalau biasanya menulis sambil duduk, cobalah menulis sambil jongkok atau berbaring. Kalau biasanya membaca di kursi, cobalah membaca sambil berjalan-jalan atau meloncat-loncat. Kalau biasanya menelpon dengan tangan kanan, cobalah dengan tangan kiri atau dengan kaki kalau bisa. Dan seterusnya.”

Lalu Tamu itu pun pergi.

Beberapa hari kemudian Tamu itu mengunjungi Pak Tua lagi.

Tamu :”Pak tua, saya sudah melakukan apa yang Anda sarankan, kenapa saya masih merasa bosan juga?”

Pak Tua :”Coba lakukan sesuatu yang bersifat kekanak-kanakan.”

Tamu :”Contohnya? “

Pak Tua :”Mainkan permainan yang paling kamu senangi di waktu kecil dulu.”

Lalu Tamu itu pun pergi.

Beberapa minggu kemudian, Tamu itu datang lagi ke rumah Pak Tua.

Tamu :

“Pak tua, saya melakukan apa yang Anda sarankan. Di setiap waktu senggang saya bermain
sepuas-puasnya semua permainan anak-anak yang saya senangi dulu. Dan keajaibanpun terjadi.
Sampai sekarang saya tidak pernah merasa bosan lagi, meskipun di saat saya melakukan hal-hal yang dulu pernah saya anggap membosankan. Kenapa bisa demikian, Pak Tua?”

Sambil tersenyum Pak Tua berkata:

“Karena segala sesuatu sebenarnya berasal dari pikiranmu sendiri, anakku. Kebosanan itu pun berasal dari pikiranmu yang berpikir tentang kebosanan. Saya menyuruhmu bermain seperti anak kecil agar pikiranmu menjadi ceria. Sekarang kamu tidak merasa bosan lagi karena pikiranmu tentang keceriaan berhasil mengalahkan pikiranmu tentang kebosanan. Segala sesuatu berasal dari pikiran. Berpikir bosan menyebabkan kau bosan. Berpikir ceria menjadikan kamu ceria.”

diposting oleh : Syafrizal Helmi

tabloidnova.com

Jangan sampai rasa jenuh atau tidak ada motivasi membuat Anda jemu terhadap pekerjaan. Teruslah kembangkan berbagai kesempatan agar pekerjaan Anda lebih bermakna. Umumnya kita memimpikan pekerjaan yang ideal, yaitu pekerjaan yang membuat kita termotivasi, terinspirasi, dihormati, dan tentunya, mendapat gaji yang baik.

Tetapi bisa saja kita mendapatkan kenyataan yang berbeda dari harapan. Perasaan bosan, jenuh dan tidak puas merupakan sumber utama dari stres. Alasan mengapa Anda tidak puas dengan pekerjaan biasanya antara lain:
* Konflik dengan sesama rekan sekerja
* Konflik dengan atasan
* Tidak memiliki perlengkapan dan sumber yang memadai untuk menunjang keberhasilan Anda dalam bekerja
* Penghasilan yang tidak sesuai dengan tanggung jawab yang Anda pegang
* Tidak mendapat kesempatan untuk dipromosi
* Pendapat Anda tidak didengar
* Takut kehilangan pekerjaan karena pengurangan tenaga kerja

Luangkan sedikit waktu untuk memikirkan tentang apa yang memotivasi dan menginspirasi Anda. Lalu sortir beberapa strategi agar Anda dapat melewati hari-hari kerja Anda.
Refleksikan pendekatan Anda dalam bekerja.

Setiap orang cenderung melakukan tiga perspektif pendekatan dalam bekerja. Meskipun ketiganya sama penting, namun salah satunya tetap merupakan prioritas. Ketiga perspektif tersebut adalah:

TUGAS. Bila pendekatan Anda terhadap pekerjaan sebagai tugas, perhatian utama Anda lebih kepada penghargaan finansial. Pada kenyataannya Anda kurang menyukai pekerjaan yang Anda geluti. Bagi Anda yang penting adalah penghasilan yang diperoleh. Bila ada suatu tawaran pekerjaan dengan penghasilan yang lebih besar, Anda pasti akan mengambilnya.

KARIER. Bila pendekatan Anda terhadap pekerjaan adalah karier, maka Anda tertarik pada promosi. Anda tertarik meraih jenjang tertinggi di perusahaan tersebut atau menjadi orang yang paling berhasil secara profesional di bidang Anda. Anda termotivasi oleh status, harga diri dan kekuasaan.

PANGGILAN. Bila pendekatan Anda pada pekerjaan sebagai panggilan, perhatian Anda terletak pada pekerjaan itu sendiri. Anda bekerja tidak untuk uang atau kemajuan karier tetapi lebih pada kepuasaan dari pekerjaan yang Anda geluti.

Ketiga perspektif pendekatan bekerja di atas sangat mempengaruhi semangat Anda di tempat kerja. Dengan menyadari pendekatan terhadap pekerjaan, Anda bisa merefleksikan mengapa Anda bekerja bila Anda tidak puas dengan pekerjaan Anda dan siap untuk pindah ke pekerjaan lain. Ingatkah Anda apa yang menyebabkan Anda menerima dan bersedia melakukan pekerjaan yang sekarang Anda geluti.

Ciri-cirinya
Tanyakan pada diri Anda sendiri, apakah mengalami gejala hilang semangat seperti dibawah ini:
* Apakah Anda merasa lebih sinis, kritis dan sarkastik?
* Apakah Anda sudah tidak dapat bersenang-senang lagi?
* Apakah setiap kali berangkat kerja Anda merasa berat dan mengalami masalah pada saat akan memulai pekerjaan Anda begitu Anda tiba di kantor?
* Apakah Anda lebih mudah marah dan menjadi kurang sabar dengan sesama rekan sekerja atau dengan pelanggan?
* Apakah Anda merasa bahwa Anda menghadapi masalah yang tidak dapat diatasi di tempat kerja?
* Apakah Anda merasa Anda tidak akan pernah memiliki tenaga agar dapat produktif secara konsisten atau merasa puas atas prestasi Anda?
* Apakah Anda sulit untuk tertawa?
* Apakah Anda tidak senang dan bosan bila rekan sekerja Anda menanyakan apakah Anda baik-baik saja?
* Apakah Anda kecewa dengan pekerjaan Anda?
* Apakah kebiasaan tidur atau selera makan Anda berubah?
* Apakah Anda mengalami masalah dengan sakit kepala, sakit leher atau sakit punggung bagian bawah?
Bila Anda menjawab “ya” pada pertanyaan-pertanyaan di atas, Anda mungkin kehilangan semangat dan juga depresi. Hilang semangat dapat merupakan hasil dari:
* Tidak adanya control. Mungkin Anda tidak sanggup untuk mengambil keputusan yang berdampak pada pekerjaan Anda seperti misalnya jam kerja Anda atau tanggung jawab yang Anda peroleh. Mungkin Anda tidak sanggup untuk mengontrol beban pekerjaan yang harus Anda kerjakan.
* Harapan pekerjaan yang tidak jelas. Misalnya ketidakpastian pada wewenang yang Anda miliki dan tidak memadainya sumber yang diperlukan atas pekerjaan yang Anda lakukan.
* Disfungsi dinamika tempat kerja. Misalnya rekan sekerja yang senang menggertak, atau rekan sekerja yang senang melecehkan Anda atau atasan yang mengontrol pekerjaan Anda sampai ke hal-hal yang sekecil-kecilnya.
* Penghasilan yang tidak sesuai. Anda akan merasa jenuh bila penghasilan yang Anda peroleh tidak sesuai dengan usaha yang dikelola oleh perusahaan tempat Anda bekerja atau cara perusahaan tempat Anda bekerja mengatasi keluhan pegawainya.
* Kegiatan yang ekstrim. Bila pekerjaan terlalu monoton atau terlalu berantakan, Anda membutuhkan enerji yang konstan agar dapat tetap fokus. Dengan berjalannya waktu energi Anda terkuras dan dapat mengarah pada hilangnya semangat kerja.

Haruskah Aku Tampan ?

Standar

Ketampanan atau fisikly, biasanya menjadi suatu andalan bagi seseorang yang masih belum memiliki pasangan. Seakan faktor yang dominan dan wajib untuk dimiliki bagi setiap orang, demi menggaet lawan jenis. Beberapa orang bahkan hingga berani mengeluarkan uang dengan jumlah yang tidak sedikit, hanya demi memperoleh kesempurnaan wajah.

Tidak hanya di kalangan artis atau selebritis saja, kini perawatan wajah juga dilakukan oleh orang-orang awam. Beberapa orang menilai dengan memiliki ketampanan wajah, berarti dapat membeli kesan pertama seseorang. Tetapi apakah ketampanan menjadi suatu hal yang dominan harus dimiliki oleh setiap lelaki untuk memikat wanita?

Tentunya perlu beberapa penelitian yang lebih akurat mengenai hal ini. Tetapi, silahkan saja mengamati perilaku-perilaku orang di sekitar anda. Agar lebih dapat mengambil kesimpulan baru, mari kita baca artikel di bawah ini. Wallahu’alam bis sowab. Smoga semakin menambah ilmu dan memberikan dampak positif bagi kita semua. Aaaamiin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kulit yang sehat dapat menjadi sebuah faktor penting yang menentukan kesuksesan seseorang untuk mendapatkan pasangan dalam cinta dan seks.

Tak banyak banyak orang tahu bahwa wanita sebenarnya lebih tertarik pada pria yang memiliki kulit sehat ketimbang pria berwajah tampan.

Penelitian-penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa wanita heteroseksual lebih tertarik pada pria berwajah maskulin, yaitu pria dengan ciri tulang pipi menonjol, alis tebal, dan wajahnya relatif lonjong, dengan garis rahang, terutama ketika wanita dalam masa subur mereka.

Para peneliti berspekulasi bahwa wanita secara naluri memilih pria maskulin karena sisi ini merupakan tanda kesehatan yang baik, yang bisa diturunkan kepada anak mereka.

Tetapi kini, Ian Stephen, seorang psikologis dari universitas Nottingham menemukan bahwa rona kekuningan dari kulitlah yang merupakan pertanda alami kesehatan dan cenderung membuat orang tertarik.

Guna memastikannya, Stephen dan rekan-rekan mengambil foto dari 41 orang berwajah gelap dan 34 orang berwajah cerah. Mereka mencari tahu seberapa menarik wajah dalam foto-foto itu.

Peneliti memeriksa warna kulit wajah dengan menggunakan sebuah program komputer guna mengetahui maskulinitas setiap wajah.

“Kami menggunakan teknik matematika dengan komputer untuk membandingkan bentuk wajah mereka,” ujar Stephen seperti dikutip dari LiveScience.

Para peneliti menunjukkan foto-foto itu kepada  32 wanita kulit putih dan 30 wanita kulit hitam, kemudian menanyakan seberapa menarik wajah-wajah di foto itu.

Dalam laporan penelitian itu yang dipublikasikan dalam jurnal Evolution and Human Behavior, para peneliti menemukan bahwa maskulinitas di wajah kalah penting dibandingkan warna kulit.

Para peneliti menemukan bahwa wajah maskulin tak berdampak pada ketertarikan sedangkan nuansa kulit lebih berdampak pada ketertarikan.

Wanita juga tak banyak peduli tentang warna kulit pada pria atau ciri etnik lainnya. Peneliti menemukan bahwa wanita tak mampu mendeteksi perbedaan dalam warna kulit pada pria dari etnik lainnya.

“Nuansa emas dalam kulit dapat diperoleh dari pigmen karetenoid dari buah -buahan dan sayuran dalam diet. Pigmen dari tumbuhan ini diharapkan bisa memperbaiki kesehatan dan kesuburan. Penelitian kami menunjukkan bahwa menjadi sehat dapat menjadi cara terbaik bagi pria untuk terlihat menarik. Kulit terlihat sehat dengan memakan lebih banyak sayur dan buah, ” Ujar Stephen.

Mulai sekarang, adalah hal baik bagi para pria jika makin banyak mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran, tak hanya untuk kebaikan kesehatan, tetapi untuk memperoleh kulit yang lebih sehat dan menarik.