Monthly Archives: Januari 2012

Nasehat Keluarga Sakinah

Standar

Islamic Motivation

LIHATLAH KELEBIHAN ISTRIMU, BUKAN KEKURANGANNYA

Rasulullaah saw bersabda:”Janganlah seorang mukmin membenci seorang mukminah, jika ia tidak suka salah satu akhlak (istri)nya, ia menyukai dari padanya akhlak yang lain”-atau beliau bersabda:”sesuatu yang lainnya”. (HR. Muslim)

Doaku Untukmu, sayang

Standar
 
 
 
Teruntuk : sahabat terindahku, Dewi Anjar Sari dan seseorang terindahku…
 
Kau mau aku apa, pasti kan ku beri
Kau minta apa, akan ku turuti
Walau harus aku terlelap dan letih
Ini demi kamu sayang
Aku tak akan berhenti
Menemani dan menyayangimu
Hingga matahari tak terbit lagi
Bahkan bila aku mati
Ku kan berdoa pada Ilahi
Tuk satukan kami di surga nanti
Tahukah kamu apa yang ku pinta
Disetiap doa sepanjang hariku
Tuhan tolong aku, tolong jaga dia
Tuhan aku sayang dia
Aku tak akan berhenti
Menemani dan menyayangimu
Hingga matahari tak terbit lagi
Bahkan bila aku mati
Ku kan berdoa pada Ilahi
Tuk satukan kami di surga nanti
(Tuhan tolong aku, juga jaga dia
Tuhan ku pun sayang dia)
Aku tak akan berhenti
Menemani dan menyayangimu
Hingga matahari tak terbit lagi
Bahkan bila aku mati
Ku kan berdoa pada Ilahi
Tuk satukan kami di surga nanti
 
http://liriklagu.mobi/

Cinta Eko Pratomo Suyatno

Standar
Sahabat, kali ini kami sedikit bernuansa sendu atau senandung rindu. Siapa yang tak terketuk pintu hatinya bagi yang telah mengetahui artikel yang kami sorot kali ini. Tentunya telah berbagai jejaring sosial merambah bagaikan virus-virus penyemangat. Para pembacanya serentak berkomentar, SubhanaAllah.
Bagaimana tidak sahabat. Satu kata yang tak akan pudar di dunia adalah CINTA. Sedangkan sahabat terdekat dari kata cinta adalah pengorbanan. Dua hal yang tentu sulit dipisahkan. Bagaikan masakan tanpa bumbu, begitu kata sang pujangga cinta. Memang setiap makhluk di dunia ini hidup dengan cinta. Kami tegaskan, SEMUA MAKHLUK.
Mengapa? karena tanpa cinta, tidak akan ada kelangsungan hidup atau regenerasi. Hanya cinta manusia jelas berbeda dengan cinta makhluk Allah SWT yang lain, dan tentunya tidak dapat disamakan. Hanya sering kali dianalogikan. Seperti halnya cinta induk singa kepada anaknya. Seganas-ganasnya singa, tak akan tega untuk membunuh anaknya sendiri. Sama-sama cinta, namun di nuansa berbeda. Mereka menyebutnya insting. Perbedaan nya sangat jelas pula. Manusia berakal, sedang makhluk lain, tidak.
Semua ilmu yang dipelajari manusia, terkadang tak akan menjangkau satu kata, kesempurnaan. Tetapi, jika seorang yang telah menunjukkan cinta nya dengan pengorbanan dan kesetiaan abadi, harusnya pantas tidak hanya sekedar diacungi satu jempol. Melainkan penghargaan dunia, aherat, jika ia ikhlas. Apalagi bila ia melakukan untuk keluarganya, suami, istri, anak, kakek, nenek, dan sebagainya. Orang tersebut adalah sebaik-baiknya orang yang bermanfaat bagi orang lain. Padahal Allah SWT telah berjanji, sebaik-baiknya orang adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain, bagaimana bila di atas orang lain masih ada keluarga ? tentu ia menjadi super baik, Subhanallah… Smoga bermanfaat. Wallahu’alam bis sowab.

EKO PRATOMO SUYATNO, SIAPA YANG TIDAK KENAL LELAKI BERSAHAJA INI? NAMANYA SERING MUNCUL DI KORAN, TELEVISI, DI BUKU-BUKU INVESTASI DAN KEUANGAN. DIALAH SALAH SEORANG DIBALIK KEMAJUAN INDUSTRI REKSADANA DI INDONESIA DAN JUGA SEORANG PEMIMPIN DARI SEBUAH PERUSAHAAN INVESTASI REKSADANA BESAR DI NEGERI INI.

DALAM POSISINYA SEPERTI SEKARANG INI, BOLEH JADI KITA BERANGGAPAN BAHWA PRIA INI PASTI SUPER SIBUK DENGAN SEGUDANG JADWAL PADAT. TAPI DALAM NOTE INI SAYA TIDAK AKAN MENYOROTI KESUKSESAN BELIAU SEBAGAI EKSEKUTIF. NAMUN ADA SISI KESEHARIANNYA YANG LUAR BIASA!!!!

USIANYA SUDAH TIDAK MUDA LAGI, 60 TAHUN. ORANG BILANG SUDAH SENJA BAHKAN SUDAH MENDEKATI MALAM, TAPI PAK SUYATNO MASIH BERSEMANGAT MERAWAT ISTRINYA YANG SEDANG SAKIT. MEREKA MENIKAH SUDAH LEBIH 32 TAHUN. DIKARUNIAI 4 ORANG ANAK.

DARI ISINILAH AWAL COBAAN ITU MENERPA, SAAT ISTRINYA MELAHIRKAN ANAK YANG KE EMPAT. TIBA-TIBA KAKINYA LUMPUH DAN TIDAK BISA DIGERAKKAN. HAL ITU TERJADI SELAMA 2 TAHUN, MENGINJAK TAHUN KE TIGA SELURUH TUBUHNYA MENJADI LEMAH BAHKAN TERASA TIDAK BERTULANG, LIDAHNYAPUN SUDAH TIDAK BISA DIGERAKKAN LAGI.

SETIAP HARI SEBELUM BERANGKAT KERJA PAK SUYATNO SENDIRIAN MEMANDIKAN, MEMBERSIHKAN KOTORAN, MENYUAPI DAN MENGANGKAT ISTRINYA KE TEMPAT TIDUR. DIA LETAKKAN ISTRINYA DI DEPAN TV AGAR ISTRINYA TIDAK MERASA KESEPIAN. WALAU ISTRINYA SUDAH TIDAK DAPAT BICARA TAPI SELALU TERLIHAT SENYUM. UNTUNGLAH TEMPAT BERKANTOR PAK SUYATNO TIDAK TERLALU JAUH DARI KEDIAMANNYA, SEHINGGA SIANG HARI DAPAT PULANG UNTUK MENYUAPI ISTRINYA MAKAN SIANG.

SORENYA ADALAH JADWAL MEMANDIKAN ISTRINYA, MENGGANTI PAKAIAN DAN SELEPAS MAGHRIB DIA TEMANI ISTRINYA NONTON TELEVISI SAMBIL MENCERITAKAN APA SAJA YG DIA ALAMI SEHARIAN. WALAUPUN ISTRINYA HANYA BISA MENANGGAPI LEWAT TATAPAN MATANYA, NAMUN BEGITU BAGI PAK SUYATNO SUDAH CUKUP MENYENANGKAN. BAHKAN TERKADANG DISELINGI DENGAN MENGGODA ISTRINYA SETIAP BERANGKAT TIDUR. RUTINITAS INI DILAKUKAN PAK SUYATNO LEBIH KURANG 25 TAHUN. DENGAN PENUH KESABARAN DIA MERAWAT ISTRINYA BAHKAN SAMBIL MEMBESARKAN KE 4 BUAH HATI MEREKA. SEKARANG ANAK- ANAK MEREKA SUDAH DEWASA, TINGGAL SI BUNGSU YG MASIH KULIAH.

PADA SUATU HARI…SAAT SELURUH ANAKNYA BERKUMPUL DI RUMAH MENJENGUK IBUNYA– KARENA SETELAH ANAK-ANAK MEREKA MENIKAH DAN TINGGAL BERSAMA KELUARGA MASING-MASING- – PAK SUYATNO MEMUTUSKAN DIRINYALAH YANG MERAWAT IBU MEREKA KARENA YANG DIA INGINKAN HANYA SATU ‘AGAR SEMUA ANAKNYA DAPAT BERHASIL’.

DENGAN KALIMAT YANG CUKUP HATI-HATI, ANAK YANG SULUNG BERKATA:
“PAK KAMI INGIN SEKALI MERAWAT IBU, SEMENJAK KAMI KECIL MELIHAT BAPAK MERAWAT IBU TIDAK ADA SEDIKITPUN KELUHAN KELUAR DARI BIBIR BAPAK……BAHKAN BAPAK TIDAK IJINKAN KAMI MENJAGA IBU.” SAMBIL AIR MATA SI SULUNG BERLINANG.

“SUDAH KEEMPAT KALINYA KAMI MENGIJINKAN BAPAK MENIKAH LAGI, KAMI RASA IBUPUN AKAN MENGIJINKANNYA, KAPAN BAPAK MENIKMATI MASA TUA BAPAK, DENGAN BERKORBAN SEPERTI INI, KAMI SUDAH TIDAK TEGA MELIHAT BAPAK, KAMI JANJI AKAN MERAWAT IBU SEBAIK-BAIK SECARA BERGANTIAN”. SI SULUNG MELANJUTKAN PERMOHONANNYA.
QUOTE:

”ANAK-ANAKKU. ..JIKALAU PERKIMPOIAN DAN HIDUP DI DUNIA INI HANYA UNTUK NAFSU, MUNGKIN BAPAK AKAN MENIKAH LAGI, TAPI KETAHUILAH DENGAN ADANYA IBU KALIAN DI SAMPINGKU ITU SUDAH LEBIH DARI CUKUP,DIA TELAH MELAHIRKAN KALIAN….*SEJENAK KERONGKONGANNYA TERSEKAT*… KALIAN YANG SELALU KURINDUKAN HADIR DI DUNIA INI DENGAN PENUH CINTA YANG TIDAK SATUPUN DAPAT DIHARGAI DENGAN APAPUN. COBA KALIAN TANYA IBUMU APAKAH DIA MENGINGINKAN KEADAANYA SEPERTI INI ?? KALIAN MENGINGINKAN BAPAK BAHAGIA, APAKAH BATHIN BAPAK BISA BAHAGIA MENINGGALKAN IBUMU DENGAN KEADAANYA SEPERTI SEKARANG, KALIAN MENGINGINKAN BAPAK YANG MASIH DIBERI TUHAN KESEHATAN DIRAWAT OLEH ORANG LAIN, BAGAIMANA DENGAN IBUMU YANG MASIH SAKIT.” PAK SUYATNO MENJAWAB HAL YANG SAMA SEKALI TIDAK DIDUGA ANAK-ANAKNYA
SEJENAK MELEDAKLAH TANGIS ANAK-ANAK PAK SUYATNO, MEREKAPUN MELIHAT BUTIRAN-BUTIRAN KECIL JATUH DI PELUPUK MATA IBU SUYATNO..DENGAN PILU DITATAPNYA MATA SUAMI YANG SANGAT DICINTAINYA ITU.
SAMPAILAH AKHIRNYA PAK SUYATNO DIUNDANG OLEH SALAH SATU STASIUN TV SWASTA UNTUK MENJADI NARA SUMBER DAN MEREKAPUN MENGAJUKAN PERTANYAAN KEPADA PAK SUYATNO KENAPA MAMPU BERTAHAN SELAMA 25 TAHUN MERAWAT ISTRINYA YG SUDAH TIDAK BISA APA-APA….DISAAT ITULAH MELEDAK TANGISNYA DENGAN TAMU YANG HADIR DI STUDIO KEBANYAKAN KAUM PEREMPUANPUN TIDAK SANGGUP MENAHAN HARU.
QUOTE:
DISITULAH PAK SUYATNO BERCERITA : “JIKA MANUSIA DI DUNIA INI MENGAGUNGKAN SEBUAH CINTA DALAM PERKIMPOIANNYA, TETAPI TIDAK MAU MEMBERI WAKTU, TENAGA, PIKIRAN, PERHATIAN ITU ADALAH KESIA-SIAAN. SAYA MEMILIH ISTRI SAYA MENJADI PENDAMPING HIDUP SAYA, DAN SEWAKTU DIA SEHAT DIAPUN DENGAN SABAR MERAWAT SAYA, MENCINTAI SAYA DENGAN HATI DAN BATHINNYA BUKAN DENGAN MATA, DAN DIA MEMBERI SAYA 4 ANAK YANG LUCU-LUCU..SEKARANG SAAT DIA SAKIT KARENA BERKORBAN UNTUK CINTA KAMI BERSAMA… DAN ITU MERUPAKAN UJIAN BAGI SAYA, APAKAH SAYA DAPAT MEMEGANG KOMITMEN UNTUK MENCINTAINYA APA ADANYA. SEHATPUN BELUM TENTU SAYA MENCARI PENGGANTINYA APALAGI DIA SAKIT…” SAMBIL MENANGIS
QUOTE:
” SETIAP MALAM SAYA BERSUJUD DAN MENANGIS DAN SAYA HANYA DAPAT BERCERITA KEPADA ALLAH DI ATAS SAJADAH..DAN SAYA YAKIN HANYA KEPADA ALLAH SAYA PERCAYA UNTUK MENYIMPAN DAN MENDENGAR RAHASIA SAYA…”BAHWA CINTA SAYA KEPADA ISTRI, SAYA SERAHKAN SEPENUHNYA KEPADA ALLAH”. Sumber: KIS (Komunitas Istri Solehah)

Aksi Julia Peres (Jupe)

Standar

         Julia Peres atau lebih dikenal dengan nama Jupe, lagi-lagi menggemparkan berita. Para wartawan sibuk mengumpulkan, dan mengikuti gerak langkah, si artis seksi tersebut. Nampaknya, sebagai aksi mendongkrak popularitasnya yang sedang mulai meredup di depan layar kaca. Beberapa berita telah memberikan kesan negatif bagi Jupe. Berita terakhir yang sempat terekam beberapa kamera infotaiment yaitu perseteruannya dengan Dewi Persik, si pelantun dangdut yang tak kalah seksinya. Persidangan demi persidangan, semakin memberikan berbagai kesan untuknya. Meskipun, bagi Jupe sendiri, hal tersebut dianggap sebagai tuntutan profesi.

      Jupe memang terlihat selalu mengedepankan profesinya. Ahirnya ia begitu berani dalam mengambil adegan apapun. Demikian pula dengan tuntutan pembuatan film horor kali ini. Jupe bahkan rela melakukan ritual yang berbau mistis dan kurang bisa diterima oleh pikiran rasional.  Bayangkan saja, ia dituntut untuk menjiwai peran artis senior Suzana, demi mendapatkan aura nya dalam memainkan film horor. Tidak tanggung-tanggung. Ia melaksanakannya dengan penuh penghayatan.

      Berbagai ritual ia laksanakan dengan penuh penjiwaan. Bisa dilihat dari beberapa foto yang akan kami lampirkan berikut ini. Sungguh ia mengorbankan kepercayaannya terhadap Allah SWT. Menurut kami pribadi. Iman memang berarti keyakinan dalam hati, tetapi tentu tercermin dalam perkataan dan perbuatan. Kami tidak berani mendiskripsikan atau mengkomentari lebih panjang mengenai aksi ini. Terlebih lagi menjudge bahwa ia telah kafir. Namun, dengan tegas kami tetap menyayangkan aksi ini.

          Silahkan anda mengambil kesimpulan sendiri dengan kami hadirkan beberapa foto dan artikel yang sempat kami rekam dari sumber lain. Semoga artis-artis Indonesia lain, lebih bisa berfikir secara rasional. Apapun alasannya, mereka adalah publik figur yang tetap harus bisa memberikan kesan positif bagi para penerus bangsa. Wallahu’alam bis sowab.

Coba deh, teman-teman baca dulu beberapa artikel berikut ini:

http://www.mediaindonesia.com

JAKARTA–MICOM: Persiapan penayangan film horor Rumah Bekas Kuburan yang dibintangi artis Julia Perez siap ditayangkan ke publik, 2 Februari mendatang.

Film yang memuat gambar bugil Jupe–sapaan Julia–itu siap menghangatkan kancah industri perfilman Tanah Air. “Jadi, Februari tayang di bioskop,” ujar manager Jupe, Mario saat dihubungi Media Indonesia di Jakarta, Kamis (26/1) sore.

Jupe rela melakoni berbagai ritual mistis demi menghayati peran tersebut. Sederet ritual, yaitu semedi, makan bunga melati, menabur sesajen, hingga mandi di Pantai Selatan.

Hal mistik itu juga dilakukan untuk bisa disebut sebagai titisan ratu film horor, Suzanna. “Memang semasa kecil, Jupe punya pengalaman mistis di Pelabuhan Ratu,” jelasnya.

Film itu dijadwalkan tayang November 2011. Namun, tidak mendapat slot dari jaringan bioskop, sehingga harus mundur ke 2012. Di film yang diproduseri Shanker itu, Jupe berakting bersama Fifi Buntaran dan Toddy Taufan Wahyudi (pernah main sinetron Cinta Fitri dan film ML: Mau Lagi). (OL-11)

TRIBUNNEWS.COM, MAGELANG – Clift Sangra, suami mendiang si ratu horor Suzanna mengaku sudah bisa melihat aura Suzanna dalam diri Jupe usai mengikuti ritual berendam.

“Sebelum Jupe melakukan ritual yang ketiga ini, saya belum melihat dia punya aura Suzanna. Tapi sesudah melakukan ritual di muara itu, saya mulai mendapat gambaran, dan saya lihat di atas tubuh Jupe keluar sinar-sinar aura,” tutur Clift.

Di sisi lain, sejak Jupe menyatakan kesanggupan melakukan ritual untuk menjadi titisan Suzanna, banyak protes yang datang kepadanya, termasuk dari ibunda Jupe, Sri Wulansih dan kekasihnya, Gaston Castano. Bahkan para ulama dan pihak keluarga Suzanna. Rata-rata protes itu datang karena menuduh tindakan ritual ini musrik. Terkait hal ini, Clift pun pasang badan.

“Saya melakukan ini kan atas nama Bunda Suzanna. Bukan kehendak saya, bukan kehendak Jupe. Dari awal saya bilang, tiga tahun lalu Bunda Suzanna memberikan amanah buat saya untuk mencari pengganti beliau, bahkan sampai dua kali. Yang pertama di Jogja dan yang kedua di Bogor,” kata Clift.

Dalam kesempatan itu Clift juga melayangkan ancaman balik terhadap pihak keluarga Suzanna yang sebelumnya merasa almarhumah sudah dieksploitasi terkait ritual-ritual itu.

“Saya dengar di berita saudara-saudaranya protes kenapa baju Suzanna dikasih semua ke Jupe, padahal saya kasih cuma dua pakaian saja. Bajunya Suzanna kan juga bukan cuma dua, tapi ratusan. Lagian pas Suzanna meninggal dia juga menitipkan semua bajunya ke saya, terserah saya dong mau kasih siapa,” kata Clift lagi.

Editor: Dewi Agustina  |  Sumber: Warta Kota
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Setelah mengaku sempat syok lantaran dirinya mendapat kedipan mata dari lukisan Nyai Roro Kidul saat menjalani ritual di kamar nomor 308 lantai tiga Inna Samudera Beach Hotel beberapa hari lalu, kini Julia Perez mendapat teror.

Tak tanggung-tanggung, pihak yang meneror kekasih Gaston Castano ini mengaku keturunan dari Kanjeng Nyai Roro Kidul. Dalam terornya, orang yang mengaku keturunan Kanjeng Nyai Roro Kidul itu meminta agar Jupe tidak boleh main film Ratu Pantai Selatan.

“What de ponk!! Ada yg tlp di teror sama orang yg ngaku2 turunan kanjeng ratu kidul!! di ultimatum untuk ngak boleh main film ratu pantai selatan!!” demikian kicau Jupe di akun microblogging twitter miliknya @juliaperrez, Sabtu (28/1/2012) sekitar pukul 13.45 WIB.

Jupe saat ini memang tengah melakukan berbagai ritual terkait produksi film ‘Rumah Bekas Kuburan: Jupe Titisan Suzanna’. Ritual tersebut dilakukan lantaran permintaan mendiang Suzanna yang disampaikan kepada suaminya Clift Sangra.

“Saya melakukan ini kan atas nama Bunda Suzanna. Bukan kehendak saya, bukan kehendak Jupe. Dari awal saya bilang, tiga tahun lalu Bunda Suzanna memberikan amanah buat saya untuk mencari pengganti beliau, bahkan sampai dua kali. Yang pertama di Jogja dan yang kedua di Bogor,” kata Clift.

Penulis: Dewi Agustina  |
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com

Sejarah Jam Tangan

Standar

Masih penasaran dengan jam tangan?

Mari ikuti kami menelusuri jejak sejarahnya. Semoga bermanfaat 🙂

Sebagaimana benda-benda lain, jam tanganpun tidak kalah lampaunya, yakni sekitar 1000 tahun yang lalu atau sekitar satu abad yang lalu jam tangan ditemukan dengan menandai perputaran matahari dan bulan. Sehingga hingga kini terdapat dua versi penandaan waktu, yakni menurut perhitungan matahari, dan perhitungan bulan.

Dalam situs http://engineeringtown.com/ dijelaskan lebih detail mengenai jam tangan. Menurut catatan sejarah, sundial atau jam matahari merupakan jam tertua dalam peradaban manusia. Jam ini dibuat oleh  seorang ahli Astronomi muslim bernama Ibnu al-Shatir sekitar 3.500 tahun sebelum Masehi. Jam ini menunjukan waktu berdasarkan letak matahari, dengan cara memanfaatkan bayangan yang menimpa permukaan datar. Ibnu al-Shatir membagi waktu dalam sehari dengan 12 jam, pada musim dingin waktu pendek, sedangkan pada musim panas waktu lebih panjang.

Sekitar 5.000-6.000 tahun yang lalu, orang Mesir mengukur waktu dan membuat kalender dengan menggunakan obelisk. Pada tahun 1400 SM orang Mesir juga menggunakan jam air yang diberi nama Clepsydra. Jam air paling canggih pertama kali ditemukan di zaman kejayaan Islam yang dibuat oleh Al-Jaziri  pada tahun 1136-1206 yang berbentuk gajah dan bisa menghasilkan suara ditiap jam. Jam astronomi terbesar yang dibuat Al-Jazari disebut Castle Clock, yang dianggap menjadi analog komputer terprogram pertama.

Di dunia Islam, Al-Jazari memang bukan satu-satunya ilmuwan yang menciptakan jam. Banyak ilmuan lain yang juga tercatat telah menemukan beberapa jenis jam. Namun, penemuan jam air yang paling terkenal adalah yang dilakukan oleh Al-Jazari. Sedangkan jam pasir muncul sekitar 1400 Sebelum Masehi, berdasarkan peninggalan yang ditemukan di kuburan Amenhoterp I, berupa bejana kecil berisi air yang memiliki lubang di bagian bawahnya yang berfungsi meneteskan air.

Untuk jam dengan alat penggerak mekanik, tidak pernah diketahui asal mula ditemukannya. Namun, peralatan itu diduga pertama kali ditemukan dan digunakan di biara-biara sebagai alat panggil para biarawan atau biarawati untuk berdoa agar dapat dibunyikan tepat pada waktunya.

Masyarakat Eropa baru mengenal jam yang dikendalikan pemberat pada tahun 1300. Lonceng yang berdentang setiap jam, pertama kali ditampilkan oleh lonceng kota Milan tahun 1335 dan lonceng di Katedral Salisbury, London pada tahun 1386. Sedangkan jam yang dikendalikan pegas baru dikuasai peradaban Barat tahun 1430. Masyarakat Inggris mulai membuat arloji pada tahun 1580. Dan sekitar tahun 1525 Peter Henlein, tukang kunci dari Nurnberg, Jerman memperkenalkan jam rumahan dengan diameter10-12,5 cm dan ketebalan7,5 cm.

Akhir abad ke-16, lonceng mulai dibuat tegak dan di awal abad ke-17 mesinnya mulai diberi pembungkus dari kuningan, diperkaya dengan penutup kaca dan jarum penunjuk menit. Tidak hanya itu, mulai tahun 1656 diperkenalkan pula lonceng dengan pemberat dan pendulum bertali pendek yang dibungkus dalam kotak kayu dan bisa digantung didinding.

Pada tahun 1929 mulai diterapkan kristal quartz pada alat pengukur waktu/jam. Jam digital/elektrik pertama kali dibuat oleh perusahaan The Hamilton Watch Co of Lancaster, Pennsylvania sekitar tahun 1950. Setelah itu, mulailah bermunculan beberapa merk dan model jam tangan hingga saat ini.

Pergi Sadja – Geisha

Standar
 
terima kasih tuk luka yang kau beri
ku tak percaya kau tlah begini
dulu kau menjadi malaikat di hati
sampai hati kau telah begini
*courtesy of LirikLaguIndonesia.net
* berkali-kali kau katakan sendiri
kini ku tlah benci, cintaku tlah pergi
pergi saja kau pergi, tak usah kembali
percuma saja kini hanya mengundang perih
cukup tahu ku dirimu, cukup sakit ku rasakan kini
janji yang selalu ku ingat hingga mati
kau setia hingga ku kembali
repeat *
pergi saja kau pergi, tak usah kembali
percuma saja kini hanya mengundang perih
buang saja kau buang cinta yang kemarin
perasaan tak mungkin percayamu lagi
cukup tahu ku dirimu, cukup sakit ku rasakan kini
pergi saja kau pergi, tak usah kembali
percuma saja kini hanya mengundang perih
buang saja kau buang cinta yang kemarin
ooo percayamu lagi
tinggalkan saja diriku, semua kan percuma
cukup tahu ku dirimu, cukup sakit ku rasakan kini

Si ratu heboh, Apriani Susanti

Standar

Begitu gempar di berbagai media, mengenai berita Apriani Susanti, pengemudi mobil merek xenia, yang menabrak 12 orang pejalan kaki. Sungguh berita yang membuat semua berdecak, dan berkomentar negatif. Berbagai pihak kecewa, atas kecelakaan yang ahirnya menewaskan 9 orang tersebut ternyata bukan hanya kelalaian dalam berkendara saja. Namun faktor narkoba dan miras yang turut menyemarakkan duka para keluarga korban.

Hari ini, Jumat, 27 Januari, di sebuah stasiun swasta telah mengungkap beberapa fakta baru mengenai kecelakaan maut ini. Di berbagai situs jejaring sosial nama Apriani sudah tidak asing lagi. Dicaci, dimaki, bahkan disudutkan oleh masyarakat. Sementara ditampilkan. Keluarga besar Apriani sendiri turut angkat bicara mengenai beban mental dan segudang alasan yang mengatakan penyesalan seorang Apriani. Hingga dibacakan dan ditunjukkan bukti bahwa Apriani telah meminta maaf secara tertulis, di atas materai.

Keluarga juga mengungkapkan, bersedia untuk menanggung uang santunan bagi keluarga korban. Meski demikian, nyawa tentu tidak tergantikan dengan selembar kertas ataupun milyaran kertas bernama uang itu. Apriani tetap harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di dunia. Menurut saya sendiri, memang hukuman membunuh seorang adalah 6 tahun penjara, namun membunuh 9 orang, bukankah seharusnya minimal 6×9 tahun ? Belum di tambah dengan penggunaan miras dan narkoba. Genapkan saja seumur hidup. Wallahu’alam bis sowab. Kami hanya sebagai pengamat dan tentunya menginginkan sebuah keadilan. Tentu seadil-adil nya.

Beberapa tulisan di bawah ini bisa anda baca, sebagai referensi lain.

http://www.tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Tragedi penabrakan 12 pejalan kaki di di Jalan MI Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat pada Minggu (22/1/2012) siang yang berujung 9 orang meniggal dunia bukan sekadar musibah. Faktor kelalaian si sopir Xenia maut, Apriani Susanti terjadi karena tersangka menjalani kehidupan malam nan glamour di Jakarta.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Nugroho Aji Wijayanto, dari hasil interogasi Apriani dan ketiga orang yang berada dalam Xenia itu mengatakan, Apriani Cs melakukan serangkaian ‘tur’ malam betabur minuman keras dan narkotika sebelum menjadi perantara maut bagi sembilan orang tak berdosa.

“Hasil tesnya positif dia pakai ekstasi dan minum-minuman keras. Tapi penyebab kecelakaan lebih kuat karena minuman keras ini soalnya dikonsumsi dari jam 2 sampai 10 pagi,” ujar Nugroho.

Berikut kronologi ‘tur malam’ Apriani Cs yang dihimpun tim liputan Tribunnews.com bedasarkan keterangan para tersangka yang diperoleh kepolisian:

Sabtu (21/1/2012)

Pukul 20.00 WIB: Apriani (29), Arisandi (34), Denny M (30), dan Adistina (26) berangkat memenuhi undangan pesta pernikahan seorang teman ke Hotel Borobudur, Jakarta.

Pukul 22.00 WIB: Keempatnya pergi melanjutkan acara di sebuah kafe di Kemang, Jakarta Selatan. Di kelab malam itu, keempatnya mabuk miras.

“Mereka pergi dengan beberapa mobil,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Minggu (22/1/2012)

Pukul 02.00 WIB: Acara berlanjut. Keempat orang memutuskan pindah acara ke kelab malam Stadium di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat. Mereka mengendarai mobil Daihatsu Xenia maut. Mobil lainnya diparkir di Kemang.

“Di diskotek itu mereka makan pil ekstasi, ekstasi juga didapat dengan beli patungan di dalam diskotek,” papar Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Selain ekstasi, seorang di antara tersangka mengaku mengisap ganja yang didapat dari pemberian seorang teman. Selain mengonsumsi ekstasi, rombongan juga kembali menenggak minuman keras. Mereka terus berada di Stadium sampai pukul 10.00 WIB. Selam delapan jam di Stadium, Nugroho menyebut mereka terus mengonsumsi miras.

Pukul 10.00 WIB: Rombongan bertolak kembali ke Kemang untuk mengambil mobil yang ditinggal.  Pun, pengaruh miras dan narkotika membuat mereka -termasuk Apriani- masih high.

Sekitar Pukul 10.30 WIB: Xenia melintas di Jalan MI Ridwan Rais, Apriani yang menyetir mobil kehilangan kendali akibat tidak konsentrasi. Mobilnya melaju 100 km/jam dan langsung oleng ke kiri menghantam dua belas pejalan kaki. Delapan orang meninggal seketika, satu orang meninggal di rumah sakit dan beberapa lainnya luka berat. (tribunnews/yogi/maulana/theresia/malau).

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kondisi Apriani Susanti (29), sopir mobil Daihatsu Xenia dalam kecelakaan maut di Jalan MI Ridwan Rais, Jakarta Pusat pada Senin (23/1/2012) berada dalam keadaan fisik dan mental yang baik-baik saja saat resmi menjadi tahanan titipan di rumah tahanan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

Apriani dilimpahkan dari Ditlantas Polda Metro Jaya untuk melakukan pemeriksaan mendalam terkait kepemilikan ekstasi. Apriani tampak datang bersama dua orang perwira kepolisian.

Seorang petugas piket Direktorat Penitipan Tahanan dan Perawatan Barang Bukti, Ajun Komisaris Polisi Umar Wirahadikusuma, mengatakan saat dibawa masuk ke sel barunya, Apriani tampak tenang.

“Dia tenang. Tidak syok dan terlihat enjoy, biasa saja. Enggak kelihatan seperti orang bingung juga, komunikasi lancar,” papar Umar, Senin malam, di Mapolda Metro Jaya. Umar mengatakan saat dirinya bertanya apakah ada keluhan, Apriani menjawab tidak ada yang dikeluhkan.

“Saya sarankan kalau ada apa-apa bilang saja ke polwan di sana karena dia di sel khusus wanita,” papar Umar.

Lebih lanjut, Umar belum mengetahui apakah tiga teman Apriani yakni Arisandi (34), Denny M (30), dan Adistira (26) akan menyusul temannya menjalani tahanan. Pasalnya, tiga rekan Apriani itu juga diketahui positif menggunakan narkotika yang mengandung zat amphetamin

Editor: Hasiolan Eko P Gultom  |  Sumber: Kompas.com
Akses Tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat m.tribunnews.com

JAKARTA, KOMPAS.com –  Keluarga, sopir Daihatsu Xenia maut yang merenggut sembilan orang tewas, menyatakan Apriani Susanti mengaku tidak dalam keadaan mabuk ataupun mengonsumsi narkoba.

Menurut Nurdin, sepupu tersangka, alumnus IKJ jurusan broadcasting itu tak pernah diketahui keluarga berurusan dengan yang namanya alkohol apalagi narkoba. “Kan hasil tesnya sudah keluar, negatif,” kata Nurdin saat ditemui Tribunnews.com di rumah keluarga Apriani di kawasan Sungai Bambu Tanjung Priuk Jakarta Utara, Minggu (22/1/2012).

Tes awal lewat pengujian urin yang pertama memang negatif, namun kesokan harinya, Senin (23/1/2012), polisi merilis bahwa urin Apriani dan tiga temannya dalam mobil Xenia hitam bernomor polisi B 2479 XI positif mengandung unsur metametafitamine. Hasil ini didapat setelah polisi kembali melakukan tes urin. Kepada polisi mereka pun mengaku mengonsumsi ekstasi.

Sebelum tes urin yang kedua ini keluar, Nurdin kepada Tribunnews.com mengaku sempat menelepon Apriani. Saat itu Apriani mengaku kepada Nurdin bahwa dalam keadaan normal tak sedang mabuk atau mengonsumsi narkoba. “Saya telepon Ani, dia bilang, ‘nggak kok mas, Ani (sapaan akrab Apriani, red) lagi normal, memang situasinya lagi ngantuk,” kata Nurdin menirukan ucapan Apriani.

Seperti diberitakan sebelumnya, Apriani menabrak 12 orang pejalan kaki di Jl Ridwan Rais Gambir Monas, Minggu (22/1/2012) pukul 11.12 WIB. Meski sempat berkelit, Apriani akhirnya mengaku memacu mobil hingga kecepatan 100 km/jam. Sembilan di antaranya tewas. Korban tewas termasuk anak-anak dan ibu hamil. (Prawira Maulana)